Menag: Kerukunan Umat Beragama Pilar Utama Kerukunan Nasional

24 Nov 2014
Menag: Kerukunan Umat Beragama Pilar Utama Kerukunan Nasional

Denpasar (24-11-2014). Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan kerukunan umat beragama adalah pilar utama kerukunan nasional. Kemajemukkan dan Kerukunan umat beragama adalah modal sosial bangsa.

“Oleh Karenanya, janganlah kita terjebak pada hal-hal yang sempit dan tidak menjunjung pada visi dan kepentingan kebersamaan bangsa. Meskipun ada perbedaaan  di antara sesama anak bangsa, tapi pada dasarnya semua kita memiliki misi penting yang sama membangun bangsa,” ucap Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin pada Silaturahmi Menteri Agama dengan Jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat, Denpasar, Jumat (21/11).

Menurut Menag,  setiap zaman memiliki tantangan tersendiri yang harus dihadapi dalam menjaga cita-cita bangsa. Namun, satu hal yang tidak pernah berubah dan selalu menjadi fokus penting adalah bagaimana menjaga, mempertahankan, mengisi, dan membangun bangsa dan Negara agar tetap utuh, serta terjaga persatuan, kesatuan, dan kerukunannya. Terkait ini. Menag  mengingatkan bahwa isu  SARA sangat potensial dimanfaatkan oleh kepentingan kelompok dan golongan tertentu yang ingin memperkeruh kehidupan masyarakat dan tidak senang melihat perjalanan bangsa menuju proses yang baik.

“Kondisi ini tentu tidak kita kehendaki. Karena upaya mewujudkan demokrasi dan kemakmura bangsa harus dibayar dengan harga yang sangat mahal, bahkan bisa membuat kehidupan masayarakat dan bangsa menjadi mundur,” kata Meneteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, yang didampingi Dirjen Bimas Hindu dan Kakanwil Kemenag Provinsi Bali.

Dengan konteks seperti itulah, lanjut Menag, silaturahmi memiliki makna dan nilai penting agar lebih responsif dalam melihat dan mengantisipasi persoalan – persoalan umat dan bangsa,  sekarang dan yang akan dating. “Peran tokoh agama dan masyarakat sangatlah sentral guna menggalang kebersamaan dan meredam pihak-pihak yang ingin merusak tatanan kehidupan umat dan masyarakat yang sudah berjalan baik,” tutup Menag. Sumber: Pinmas (Ba/mkd/mkd)

Editor:
Apakah informasi di atas cukup membantu?

TERKINI

OPINI