Widyaiswara Perlu Meningkatkan Diri

Penulis : Administrator


Tanggal Posting : 16 Juni 2017 13:45 | Dibaca : 219




Surabaya (15 Juni 2017). Menteri Agama H. Lukman Hakim Saifuddin mengatakan widyaiswara harus punya naluri untuk berkembang terus sesuai perkembangan zaman. Widyaiswara harus punya kesadaran untuk menambah informasi dan pengetahuan. Karena jika tidak demikian, akan ditinggalkan peserta diklat.

“Sekarang ini peserta diklat jangan dianggap remeh, tak bisa apa-apa, padahal faktanya mereka telah memiliki pengetahuan yang memadai bahkan melebihi, “ungkap Menteri Agama. Misalnya, “widyaiswara harus tahu berita pendidikan yang sedang marak saat ini yaitu: ”fullday school” atau berita politik “memanasnya suhu politik negara Qatar dengan beberapa negara Timur Tengah, “tambah Menteri Agama.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Nasional Widyaiswara Kementerian Agama RI Tahun 2017, yang diselenggarakan Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat, bertempat di Shangri-la Hotel Surabaya, (15/6/17).

Menteri Agama menuturkan bahwa  problem Kementerian Agama tentang diklat bak hutan belantara yang butuh dipilah dan dipilih untuk ditingkatkan. Dalam konteks ini, “widyaiswara adalah orang-orang pilihan yang mampu meningkatkan kompetensi aparat di lingkungan Kementerian Agama, “ungkapnya.

Menteri Agama berharap widyaiswara terus-menerus meningkatkan diri sehingga menjadi pelatih profesional dan unggul. “Widyaiswara profesional dan unggul akan  melahirkan SDM Kementerian Agama yang baik dan profesional, dan akhirnya bermuara kepada terwujudnya masyarakat dan bangsa yang baik, “pungkasnya. (Hindun/bas/ar)

 


Kalender Kegiatan

Pengelolaan Sekolah Islam Terpadu di Kawasan Indonesia Timur

  • Tanggal : 26 Juni 2016 18:05
  • Waktu : 01 Januari 2016 - 02 Februari 2016
  • Pukul : 12:00 - 13:00 Wib
  • Tempat : Kemenag