Close

Penelusuran Jejak Sejarah Sosial Islam di Bali

Bali (26 Februari 2018). Peneliti Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi (LKKMO) mengadakan pertemuan dengan Ketua STAI Denpasar Bali Jumari, M.Pd dalam rangka Studi Penjajagan Penelitian Sejarah Kesultanan/Sosial Keagamaan di Bali, Senin (26/2).

Penelitian ini bekerja sama dengan STAI Denpasar Bali yang mempunyai peran strategis sebagai lembaga research dan pengabdian masyarakat.

Penelitian Sejarah Sosial Islam di Bali sangat menarik untuk dikaji sebagai langkah melestarikan dan merawat jejak-jejak peninggalan sejarah Islam.

Selain itu, menurut Jumari hasil penelitiannya sebagai referensi/dokumen untuk menumbuhkembangkan kesadaran dan kecintaan akan pentingnya sejarah bagi generasi muda.

Ahmad Qasim WAKA Akademik menambahkan bahwa penelitian sejarah sosial Islam ini berbasis riset bersumberkan pada manuskrip/lontarak, macapatan dan artefak-artefak yang terdapat di Bali. 

Bali merupakan provinsi berdestinasi wisata sekaligus miniatur keberadaan komunitas muslim dan simbol kerukunan umat beragama di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertemakan moderasi dan harmonisasi Islam di Bali.

Mahrusun Ketua Senat Akademik menyampaikan bahwa Komunitas Muslim Bali sejak awal masuknya hingga sekarang menjalin komunikasi dan interaksi yang baik dengan Komunitas Hindu Bali. Mereka hidup rukun dan damai saling toleransi dan menghormati dalam beribadah.

Bahkan arsitektur bangunan Masjid Ampel Amlapura berakulturasi dengan Puri Agung Karangasem berdesign rumah tatal Bali dan hiasannya bercorak perada Bali. []

NS/diad/diad