Close

SEMAKIN BAIK LAPORAN KINERJA, SEMAKIN LAYAK TUKIN NAIK

Jakarta (28 Februari 2018). “Semakin baik laporan kinerja, semakin layak kita mendapat kenaikan tukin”. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Bagian Ortala, Kepegawaian dan Hukum, Suja’i, pada penutupan kegiatan Penyusunan Laporan Kinerja (LKj) Tahun 2017, Rabu (28/2).

Dalam sambutannya, Suja’i memberikan apresiasi dengan berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas pembuat LKj setiap unit kerja dari lingkungan Balitbang dan Diklat yang hadir saat itu. Dia menyadari bahwa penyusunan Lkj merupakan perjuangan tersendiri bagi petugas peyusunan laporan.

Namun demikian, pejabat eselon III berdarah Jawa ini juga menyentil pentingnya peran pimpinan setiap unit kerja dalam mendukung laporan kinerja yang lebih baik ke depan. “Bagaimanapun, LKj ini merupakan salah satu faktor utama pendukung performa kelembagaan masing-masing unit kerja. Jadi, pimpinan harus punya komitmen yang kuat untuk hal ini”, singgungnya.

Pada pertemuan sebelumnya, Kasubbag Ortala, Sofyan Yamin, mengingatkan bahwa Balitbang dan Diklat masih punya “pekerjaan rumah” untuk membuat Perjanjian Kinerja (Perkin) sampai jabatan tingkat terbawah (Eselon V). Sementara ini, ungkapnya, Perkin yang kita punya baru sampai Eselon II dan Eselon III Kepala Balai. Eselon III di pusat dan Eselon IV dan V di daerah lagi disiapkan Perkinnya.

Sebagai upaya mereview LKj, panitia menghadirkan narasumber dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI. Selain Inspektorat Wilayah (Irwil) I, Kusoy, hadir juga dua orang auditor, Melia dan Ade Irma. Kedua auditor yang bertugas di lingkungan Balitbang dan Diklat ini memberikan penilaian yang baik terhadap Lkj yang telah disusun oleh unit Eselon I, Eselon II Pusat dan Eselon III Daerah, walaupun di beberapa aspek masih harus dibenahi.

Kegiatan Penyusunan Laporan Kinerja (Lkj) Tahun 2017 ini diikuti oleh 46 orang peserta. Selain dari Pusat, hadir juga para petugas penyusunan laporan dari Balai-balai Litbang Agama dan Balai-balai Diklat Keagamaan dari seluruh Indonesia. Seperti diketahui, Kemenag memiliki Balai Litbang Agama di Jakarta, Semarang dan Makassar, serta Balai Diklat Keagamaan di Aceh, Medan, Padang, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Manado, Ambon dan Papua.

Dalam pantauan Balitbang, kegiatan berjalan sangat komunikatif dan produktif. Narasumber begitu lugas memaparkan materinya dan para peserta sangat responsif mengajukan pertanyaan dan pernyataan sekitar penilaian kinerja kelembagaan. Rancangan kegiatan fullboard selama tiga hari, dari pembukaan hari Senin (26/2) sampai penutupan hari Rabu (28/2), diikuti secara maksimal oleh para peserta. Dengan pelayanan hotel yang memanjakan, para peserta nampak semangat mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.[]

Edijun/diad/diad