Close

Badan Litbang dan Diklat Selenggarakan Pembinaan Pegawai dan Halal Bi Halal

Ciputat (2 Juli 2018). Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Pegawai dan Halal bi Halal Idul Fitri 1439 H dengan tema “Menciptakan Integritas Pegawai untuk Meningkatkan Kinerja dan Pelayanan”, bertempat di Aula Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan, Jl. Ir. H. Djuanda, Ciputat Tangerang Selatan, Banten, Senin (2/7).

Kegiatan ini diikuti Pejabat Eselon I, II, III, dan IV di lingkungan Badan Litbang dan Diklat, para peneliti, widyaiswara, Kepala Balai Litbang Agama, Kepala Balai Diklat Keagamaan, Pengurus Dharma Wanita, dan seluruh pegawai di lingkungan Badan Litbang dan Diklat.

Tampak hadir pula para mantan Pejabat Eselon I dan II Badan Litbang dan Diklat, Prof. Dr. HM. Atho Muzhar, MA, Prof. Dr. H. Ridwan Lubis, Dr. H. Zainal Abidin, dan Syamsuddin, MA.

Dalam sambutannya, Mas’ud mengucapkan terima kasih sekaligus mohon maaf yang setulus-tulusnya bila ada ucapan, atau perbuatan yang kurang berkenan di hati. Guru Besar UIN Walisongo Semarang Jawa Tengah ini mengatakan bahwa acara Halal bi Halal dan silaturahim berlebaran saling membukakan pintu maaf ini mencerminkan tradisi masyarakat Muslim Indonesia yang unik (unique) dan harus diteruskan. Ini merupakan tradisi yang sangat penting.

“Tradisi Halal bi Halal dan silaturahim ini membawa citra positif, yang konon didahului dari dialog antara KH Wahab Hasbullah dengan Presiden RI pertama Ir. H. Soekarno. Insya Allah ini tradisi Islam Nusantara yang berkemajuan dan patut kita syukuri bersama-sama,” ungkapnya.

Sebelumnya, Dr. H. Rohmat Mulyana Sapdi, MA. selaku Sekretaris Balitbangdiklat melaporkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kinerja, menguatkan forum tali silaturahim antar pejabat, para Kepala BDK serta BLA seluruh Indonesia dan pegawai Balitbangdiklat. Selain itu, juga untuk meningkatkan aspek spiritualitas kita semua, karena ada mau’izhoh hasanah atau ceramah agama dari Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. H. Abdul Mu’thi, M.Ed.

Selanjutnya, Mas’ud berpesan agar kita selalu menjunjung tinggi etos kerja, bekerja keras, dan toleran; khususnya kita selaku ASN Balitbang dan Diklat Kementerian Agama agar selalu mengimplementasikan 5 Nilai Budaya Kerja yang dalam teori ilmu manajemen perusahaan disebut corporate culture.

Dalam kesempatan ini, Dr. H. Abdul Mu’thi mengingatkan bahwa selaku pejabat dan pegawai Kementerian Agama sudah sepatutnya menjaga integritas dan profesionalitas yang terkandung dalam 5 nilai budaya kerja. “Jangan tergiur dengan iming-iming yang tidak jelas. Seseorang bisa memberi jabatan, akan tetapi tidak bisa memberi kehormatan. Seseorang bisa membeli kesenangan, tetapi tidak bisa membeli kebahagiaan,” ujarnya.

“Jadilah pejabat yang disenangi oleh segenap bawahan, dan nama harumnya selalu dikenang para pegawainya.” Perbanyaklah kawan selama masa aktif kerja, agar masa pensiunnya juga masih banyak kawan yang mau menghampirinya,” pungkasnya. (Nasrullah Nurdin/bas)