Close

Kaban Lantik Pejabat Administrator dan Fungsional Peneliti

Jakarta (13 Desember 2018). Kepala Badan Litbang dan Diklat (Kaban), Prof. H. Abd. Rachman Mas’ud, Ph.D., melantik Pejabat Administrator dan Fungsional Peneliti Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama. Seremonial pelantikan digelar di ruang serba guna, Gedung Kementerian Agama, Jl. MH. Thamrin No. 6, Lantai III, Jakarta, Kamis (13/12) sore.

Dalam sambutannya, Mas’ud mengatakan reformasi birokrasi telah dicanangkan Kementerian Agama. Berbagai upaya dan usaha terus dilakukan menuju perbaikan organisasi dalam memberikan layanan. Hal ini tentu harus didukung dengan perbaikan sumber daya manusia yang  profesional, ketatalaksanaan, dan kelembagaan dalam sistem organisasi yang baik.

“Dalam konteks ini, saudara-saudara merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses yang sedang berlangsung sesuai dengan peran dan fungsinya sebagai pejabat administrator pada ruang lingkup satuan kerja masing-masing dan juga dengan resminya pelantikan hari ini maka jumlah Peneliti Ahli Utama aktif berjumlah 23 orang (13%) pada Badan Litbang dan Diklat Kementerian dari jumlah 160 orang total peneliti. Tentunya hal ini harus kita tingkatkan dari waktu ke waktu,” ujar Mas’ud.

Selanjutnya, Mas’ud menegaskan jabatan fungsional peneliti merupakan jabatan yang penting dan strategis. Dapat dikatakan Peneliti merupakan think tank-nya, dapurnya organisasi. Bahkan bukan hanya bagi Badan Litbang dan Diklat saja, melainkan bagi Kementerian Agama secara keseluruhan. Pada setiap bahan kerja di lingkungan Kementerian Agama semestinya ada kontribusi Peneliti di sana.

Mas’ud menegaskan karena pentingnya Peneliti bagi supplay kerja organisasi, maka Peneliti harus mampu menjamin karya yang dihasilkannya dapat dipertanggungjawabkan kesahihannya. Peneliti harus menjunjung tunggi nilai-nilai integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan, sebagaimana yang telah ditetapkan sebagai 5 budaya kerja Kementerian Agama.

Lebih jauh, Mas’ud mengatakan seiring berjalannya waktu, tuntutan profesionalitas Peneliti semakin tinggi. “Bagi Peneliti “senior” diharapkan dapat semakin mengokohkan kontribusinya bagi organisasi, makin mandiri dalam mengembangkan kapabilitasnya, makin melebarkan cakupan karyanya sampai ke tingkat internasional, di samping juga harus mampu melakukan pengaderan dan pembimbingan kepada peneliti pada jenjang di bawahnya,” ungkapnya.

Berikut ini daftar nama pejabat yang dilantik oleh Kaban:

1. Muhamad Mochtar, Tuhuteru, S.Ag., M.M., semula sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha pada Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Papua, kini menjabat sebagai Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Papua

2. Dr. Iyoh Mastiyah, M.Ag., sebagai Peneliti Ahli Utama pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama

 

bas/ar