Close

Balitbang Diklat Terima Kunjungan Komunitas Muslim Australia

Jakarta (29 Januari  2019). Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan (BALK) Balitbang Diklat Kemenag menerima kunjungan delegasi program pertukaran muslim (Muslim Exchange Program) asal Australia. Kunjungan tersebut difasilitasi oleh Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

Delegasi antara lain Mrs Rabiha Ibrahim (Guru di Arkana College, sebuah sekolah Islam di Sydney selatan), Mr Nasem Zereka (Guru Bahasa Arab di Granville East Public School, sebuah sekolah dasar negeri di Sydney barat daya), dan Ms Zeinab Mourad (mentor dan pendaftaran akademik di Islamic Sciences and Research Academy).

Selain itu, ada juga Ms Ruqaya al-Mirgani (anggota dewan Islamic Council of Victoria), dan Mr Sajid Bokhari (senior associate di Bank Nasional Australia). Delegasi dipimpin Mr Brown yang juga Koordinator Pertukaran Pelajar Muslim dari University of Melbourne.

Kepala Badan (Kaban) Litbang dan Diklat Kemenag RI Prof. Abdurrahman Mas'ud, Ph.D. dalam arahannya mengatakan sangat mengapresiasi kunjungan anggota delegasi. Ia teringat sebuah kenangan di masa kecil terkait Australia.

"Australia merupakan negara pertama yang memiliki kenangan menarik terkait kemampuan berbahasa Inggris, yakni pertama kali di usia SD. Saat itu saya suka mendengarkan siaran radio dari negara Anda," kata Kaban kepada para delegasi.

Dalam kesempatan tersebut, doktor jebolan UCLA Amerika Serikat ini memperkenalkan beberapa hal mulai sejarah dan visi-misi Kementerian Agama (MoRa), kehidupan keagamaan, hingga dasar negara Pancasila.

Dalam paparan tersebut, pria asal Kudus ini menggunakan pengantar bahasa Inggris yang sangat fasih sehingga memudahkan delegasi asal Negeri Kanguru ini mudah memahaminya. Kaban juga menjelaskan seputar perundang-undangan dan regulasi terkait harmoni keagamaan.

Kepala Puslitbang BALK Muharram Marzuki, Ph.D. dalam sambutannya mengaku gembira atas kunjungan delegasi tersebut. Dengan bahasa Inggris yang lancar, Muharram memperkenalkan timnya yang terdiri dari para peneliti, antara lain Elma Haryani, Deva Sebayang, dan Haris Burhani.

Diskusi yang berlangsung seru ini dimoderatori Peneliti Ahli Utama, Dr. M Adlin Sila. Diskusi dengan pengantar bahasa Inggris ini memperbincangkan sejumlah isu, mulai dari harmoni keagamaan, kerukunan, hingga pendidikan di pesantren. Selain dua kepala bidang di lingkungan Puslitbang BALK, hadir dalam diskusi tersebut, Kabid Litbang Pendidikan Keagamaan Puslitbang Penda Dr. Muhammad Murtadlo dan sejumlah pegawai serta mahasiswa magang. (Ova/bas/ar)