Close
building

Pendataan Umat Konghucu Harus Dimulai dari Penertiban Rumah Ibadat

Tanjung Pinang (26 April 2017). “Umat Konghucu memang belum bisa didata secara maksimal. Itu akibat Kebijakan Presiden Soeharto yang memaksa kami beribadah secara internal dan tidak mencolok di depan umum. Selama itu kami melaksanakan ibadah bersama di Kelenteng bersama umat Buddha. Bila dengan Kebijakan…

Toleransi Beragama di Daerah Rawan Konflik

  Buku dengan judul Toleransi Beragama di Daerah Rawan Konflik ini mengonfirmasi bahwa data dan fakta mengenai toleransi antar umat beragama adalah hal yang benar adanya dan ini mudah ditemukan, tetapi sering terlewat dari sorotan media. Masyarakat yang saling membantu dan menghargai, tradisi yang…

Survei Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Tahun 2015

Survey ini adalah satu dari sekian tolok ukur kinerja kehidupan keagamaan di Indonesia. Beberapa hal penting dijelaskan di dalam survey ini, yaitu seberapa tinggi toleransi, seberapa besar konsepsi kesetaraan antarumat satu sama lain dan seberapa tingkat kerjasamanya, melalui tiga indikator utama tersebut informasi tentang…

Relasi Antar Umat Beragama di Berbagai Daerah

Tidak dapat dipungkiri bahwa tema ‘relasi antarumat beragama’ merupakan tema yang sensitif di tengah pluralitas di negara ini. Berbagai isu ikut menambah panas tema ini, mulai dari isu konversi agama, hate speech, perda syariah, sampai isu penolakan pendirian rumah ibadah. Namun secara umum berbagai penelitian (beberapa tahun terakhir)…

Perilaku Jamaah Haji

Perilaku Jamaah Haji dalam Pelaksanaan Sa'i di Perluasan Mas'a dan Mabit di Tawassu'ul Mina Buku ini, menjelaskan tentang bagaimana dampak dari dua kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi yaitu, pertama, perluasan tempat sa’i (mas’a) yaitu area…

Keragaman Majelis di Kalangan Umat Buddha Indonesia

Hasil penelitian menunjukkan di antara beberapa majelis Budha terdapat perbedaan ajaran karena adanya perbedaan dalam menafsirkan kitab suci oleh pendiri aliran tersebut. Menariknya, walau terdapat perbedaan ajaran di antara majelelis tersebut, mereka dapat hidup rukun dan saling menghargai,…

Ketika Perempuan Bersikap

(Tren Cerai Gugat Masyarakat Muslim) Data di Badan Peradilan Agama (pusat) maupun Pengadilan Agama (kabupaten/kota) berbagai kabupaten dan kota selama beberapa dekade, menunjukkan angka dominan untuk cerai gugat dibanding cerai talak.

JURNAL HARMONI NOMOR 1 VOLUME 15 JANUARI-APRIL 2016

Argumentasi utama dalam jurnal Harmoni kali ini adalah bahwa kemajemukan atau pluralitas tidak selamanya negatif. Ibarat pedang bermata dua, konflik di satu sisi dapat menimbulkan pertentangan sementara sisi lain ia memperkuat harmoni atau kerukunan masyarakat. Bahkan, harmoni tercipta manakala masyarakat dapat mengelola kemajemukan di antara mereka. Dalam perspektif…

STUDI KASUS ALIRAN BERMASALAH BUNDA DI BEKASI

Perbedaan persepsi, interpretasi, dan ekspresi keagamaan, dalam tingkat kondisi dan situasi tertentu, telah menjadi sumber atau penyebab timbulnya keresahan, ketegangan, bahkan pertentangan atau konflik sosial keagamaan dalam suatu masyarakat. Khususnya bila…