Close

IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU PADA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT)

Oleh: Marzal, M.Pd

Widyaiswara Muda BDK Palembang

Abstrak

Lembaga diklat yang sarat dengan sistem manajemen birokratis dan tidak demokratis akan menghambat potensi perkembangan lembaga diklat itu sendiri. Hal ini akan berujung pada pelaksanaan program diklat hanya bersifat rutinitas dan tidak menghasilkan output yang bermutu dan berkualitas tinggi. Untuk itu dalam kajian ini penulis akan mengulas mengenai implementasi Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management) di bidang diklat, diantaranya kesulitan-kesulitan apa saja yang dihadapi dalam penerapan Total Quality Management (TQM) dan indikator apa saja yang menunjukkan keberhasilan dalam penerapan TQM. Kesulitan-kesulitan dalam implementasi TQM dalam bidang diklat disebabkan oleh ukuran produktivitasnya tidak sekedar bersifat kuantitatif, misalnya hanya dari jumlah peserta, lulusan/alumni diklat, ruangan dan gedung lembaga diklat atau laboratorium yang berhasil dibangun, tetapi juga berkenaan dengan aspek kualitas lulusan peserta diklat. Jumlah lulusan/alumni diklat dapat diukur secara kuantitatif, sedang kualitasnya sulit untuk dirasakan secara langsung karena berupa Sumberdaya Manusia (SDM) sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk merasakan hasilnya.

Kata Kunci: Manajemen Mutu Tepadu dan Diklat

Artikel lengkap silahkan unduh disini