Tiga Pesan Penting Untuk Widyaiswara Kemenag

28 Mar 2024
Tiga Pesan Penting Untuk Widyaiswara Kemenag
Kepala Badan Litbang dan Diklat Suyitno saat memberikan arahan pada kegiatan Perhitungan Sebaran Formasi Jabatan Fungsional Widyaiswara Kementerian Agama di Denpasar, Kamis (28/3/2024).

Denpasar (Balitbang Diklat)---Widyaiswara harus terus upgrade dan update kompetensi. Ini jadi satu dari tiga pesan penting Kepala Badan Litbang dan Diklat (Kaban) Suyitno yang menjadi jawaban tuntutan Permen PANRB No.1/2023 tentang jabatan fungsional.

 

“Peningkatan kompetensi widyaiswara (WI) bertujuan untuk mendukung reformulasi diklat. Bahkan WI didorong hingga pada level pengembangan kompetensi,” ujar Kaban Suyitno saat memberikan arahan pada Perhitungan Sebaran Formasi Jabatan Fungsional Widyaiswara Kementerian Agama di Denpasar, Kamis (28/3/2024).

 

Kaban mengimbau agar WI jangan sampai terjebak rutinitas sehingga lupa untuk meningkatkan serta mengembangkan kompetensi. Perbedaannya, peningkatan kompetensi menggunakan jalur formal, sementara pengembangan kompetensi bersifat lebih cair.

 

Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa setiap fungsional bekerja bukan untuk memikirkan diri sendiri, tetapi harus berdampak bagi orang lain.

 

“WI diibaratkan seorang ibu yang selalu memikirkan kepentingan anak didiknya, maka ia memprioritaskan anak dibanding dirinya sendiri. Dalam konteks upgrade dan update, outputnya untuk kepentingan para peserta diklat,” katanya.

 

Supaya bisa bekerja dengan optimal, Suyitno mengingatkan agar menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial. Jika keseimbangan hidup bisa terjaga, maka cita-cita dapat diraih.

 

“Saya ingin memotivasi agar semangat dalam bekerja, termasuk dalam meraih pendidikan tinggi. Kita harus menjadi role model bagi anak cucu, jangan malu untuk melanjutkan pendidikan meski usia tidak lagi muda,” tuturnya.

 

Kedua, Suyitno berpesan agar setiap pejabat fungsional khususnya WI harus berani untuk action. “Jangan sebatas rencana dan wacana, action ini yang paling penting. Perlu dibuat target-target dalam pekerjaan,” ungkapnya.

 

Ketiga, working together menjadi pesan terakhir yang disampaikan Kaban. Bekerja dengan saling membantu agar bisa sukses bersama.

 

“Sebagai WI harus bisa bekerja sama. Saling membantu untuk mencapai target tertentu, sehingga kerja on the track bukan sekedar lip service,” tutupnya.

 

Diad/Sr

 

 

Penulis: Dewi Indah Ayu D
Sumber: Dewi Indah
Editor: Sri Hendriani
Apakah informasi di atas cukup membantu?

TERKINI

OPINI