Inovasi Madrasah Erat Kaitan dengan ATM

19 Apr 2022
Inovasi Madrasah Erat Kaitan dengan ATM
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Syahrul Yadi menyampaikan materi dan membuka Pelatihan Inovasi Madrasah Angkatan IX di Hotel Grand Mahkota Pontianak, Senin (18/4/2022)

Pontianak (Balitbang Diklat)---Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan menyelenggarakan Pelatihan Inovasi Madrasah Angkatan IX di Hotel Grand Mahkota Pontianak Kalimantan Barat pada 18 sampai 23 April 2022.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Barat Syahrul Yadi berpesan kepada para peserta untuk melakukan inovasi madrasah dengan cara ATM. “Inovasi madrasah erat kaitan dengan ATM, yakni amati, tiru, dan modifikasi,” ujar Kakanwil mengawali arahan saat membuka pelatihan, Senin (18/4/2022).

Lebih lanjut Kakanwil mengajak para peserta untuk mewujudkan madrasah yang unggul dibanding lembaga pendidikan lain. “SD boleh hebat, madrasah harus lebih unggul,” ajak Yadi.

Kakanwil Syahrul Yadi mengimbau peserta agar semangat mewujudkan madrasah yang memiliki ciri khas. “Kita perlu memiliki semangat bersaing dalam mewujudkan madrasah yang dapat dijual dan harus ada ciri khas supaya masyarakat tertarik,” imbaunya.

Kakanwil pun sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan yang diselenggarakan Pusdiklat di Provinsi Kalimantan Barat. “Kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pusdiklat yang telah menyelenggarakan pelatihan dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.

Ketua panitia pelatihan Nasrulloh, pada saat yang sama, melaporkan bahwa pelatihan dengan 50 jam pelatihan (JP) ini dilaksanakan selama 6 hari yang diikuti oleh 30 peserta dari unsur komite madrasah, kepala madrasah, wakil kepala madrasah, dan pengawas 5 madrasah ibtidaiyah dari wilayah Kalimantan Barat.

“Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan keagamaan sebagai lembaga pelatihan Kementerian Agama terus menjalankan program peningkatan kompetensi SDM sesuai amanat dari PMA 19 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pelatihan Sumber Daya Manusia pada kementerian Agama,” ungkapnya.

Nasrulloh mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sikap, pengetahun, dan keterampilan para pengelola madrasah serta menumbuhkan semangat inovasi pada madrasah. []

NR/diad

Penulis: Nasrulloh
Editor: Dewindah
Apakah informasi di atas cukup membantu?

TERKINI

OPINI