Bawa Pulang Buku, Pameran Produk Balitbang Diklat Dipuji Pengunjung

21 Jul 2024
Bawa Pulang Buku, Pameran Produk Balitbang Diklat Dipuji Pengunjung
Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Penguatan Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi menghadirkan pameran produk Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama di Jakarta, Kamis (18/7/2024).

Jakarta (Balitbang Diklat)---Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Penguatan Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi menghadirkan pameran produk Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama. Pengunjung yang datang bisa melihat produk yang dipamerkan, bahkan membawa pulang buku terbitan LDPress Balitbang Diklat.

 

Dosen FISIP Universitas Udaya (Unud) Ayu Sanjiwani mengapresiasi pameran produk Balitbang Diklat. Ia mendapatkan buku gratis yang akan dibawa pulang ke Bali.

 

“Ini adalah oleh-oleh untuk teman-teman dosen dan mahasiswa di Unud. Buku ini bisa menjadi referensi, saya akan sampaikan kepada mereka,” ujarnya saat mengunjungi booth pameran produk Balitbang Diklat di acara Semiloka Penguatan Moderasi Beragama di Jakarta, Kamis (18/7/2024).

 

Pengunjung lain, dosen Universitas Mulawarman Nurdin mengaku senang berkunjung ke pameran sebab melihat produk terjemahan Al-Qur’an yang diterbitkan Balitbang Diklat. Selain dosen, ia juga ketua Pondok Tahfiz Al-Quran Alwahab di Kalimantan Timur sehingga produk Al-Qur’an menarik perhatiannya.

 

“Saya tertarik dengan produk Al-Qur’an yang dipamerkan karena santri di pondok tahfiz menggunakan metode lafdziyah, ayat/ayah, dan shafahah (LAS). Melalui metode tersebut para santri bisa menghapal dengan cepat,” ungkapnya.

 

“Kami berharap, ke depan bisa bekerja sama dengan Kementerian Agama,” imbuhnya.

 

Senada dengan pengunjung lain, dosen Universitas Singaperbangsa Karawang Iman Hendri menikmati pameran produk Balitbang Diklat di Semiloka Penguatan Moderasi Beragama tersebut. Ia tidak menyangka Balitbang Diklat Kementerian Agama telah menerbitkan terjemahan Al-Qur’an dalam berbagai bahasa daerah.

 

“Terjemahan Al-Qur’an Bahasa Daerah menjadi bukti khazanah keagamaan yang dipadukan dengan budaya. Ini membantu memahami isi Al-Qur’an sesuai dengan asal daerahnya,” kata Iman Hendri.

 

Seluruh pengunjung sangat terkesan dengan pameran produk Badan Litbang dan Diklat, apalagi bisa membawa pulang buku-buku yang dapat digunakan sebagai referensi.

 

(diad)

Penulis: Dewi Indah Ayu D
Sumber: Kontributor
Editor: Sri Hendriani
Apakah informasi di atas cukup membantu?

TERKINI

OPINI