Kaban Suyitno: Saatnya Pelatihan Dengan Platform Digital

25 Jan 2023
Kaban Suyitno: Saatnya Pelatihan Dengan Platform Digital
Kepala Balitbang Diklat Prof. Suyitno saat menyampaikan Materi Pembangunan Bidang Agama melalui zoom meeting. Kegiatan digelar Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang, Selasa (24/01/2023).

Jakarta (Balitbang Diklat)---Pada era digital saat ini, Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) sudah tidak relevan lagi. Ke depan pelatihan harus menggunakan platform digital dengan seluruh materi dalam bentuk digitalisasi.

“Menjadi fokus Balitbang Diklat untuk memberikan edukasi dalam bentuk pelatihan. Memasuki era digital kita harus memastikan widyaiswara memiliki kemampuan dan kompetensi mendigitalisasi materi pelatihan,” ujar Kepala Balitbang Diklat Prof. Suyitno saat menyampaikan Materi Pembangunan Bidang Agama melalui zoom meeting. Kegiatan digelar Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang, Selasa (24/01/2023).

Menurut Kaban, kelemahan dari pelatihan digital adalah materi yang dikemas tidak menarik atau out of date bisa berimplikasi pada kompetensi widyaiswara. “Oleh karena itu, setiap materi pada pelatihan harus di-update dan di-upgrade sehingga memberi kemudahan bagi peserta pelatihan untuk mengaksesnya," imbau Kaban.

Ketika waktu menjadi fleksibel, lanjut Kaban, setiap orang dapat belajar dengan mengatur waktu masing-masing. Meski demikian, tidak kalah penting untuk tetap memperhatikan beberapa rambu.

“Penting diperhatikan yakni tercukupinya jam pelajaran mata diklat serta penguatan penjaminan mutu, sehingga pelaksanaan pelatihan sesuai dengan standar. Bahkan, pelatihan dengan sistem digital akan memudahkan peserta untuk mencetak sertifikat secara mandiri,” ungkap Guru Besar UIN Raden Fatah ini.

Kaban berharap, penggunaan MOOC menjadikan jawaban pelaksanaan pelatihan di Kementerian Agama sebagai salah satu Catur Program yang digaungkan Balitbang Diklat. “Indeks Profesionalitas dan Indeks Moderasi Beragama menjadi perhatian kita bersama. Hasil survei menunjukkan 40% ASN Kemenag belum memenuhi standar profesional, sementara 30% belum memenuhi standar moderat,” tandasnya.

Hadir sebagai moderator, Kepala BDK Palembang Saefudin dengan didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha BDK Palembang, Mukmin. Kegiatan diikuti 180 peserta PDWK Teknis Manajemen KUA Kemenag Kabupaten Lebong, PDWK Kerja Tematik MI Angkatan I Kemenag Kabupaten Lebong, PDWK Revolusi Mental Angkatan I Kemenag Kabupaten Rejang Lebong, PDWK Pendekatan Saintifik dalam pembelajaran Angakatan I Kemenag Kabupaten Rejang Lebong, PDWK Tematik MI Angkatan II Kemenag Kabupaten Bengkulu Selatan, dan PDWK TIK MTs Angkatan I Kemenag Kabupaten Bengkulu Selatan. 

diad/sri hendriani

 

 

Penulis: Dewindah
Sumber: Tim BDK Palembang
Editor: Sri Hendriani
Apakah informasi di atas cukup membantu?

TERKINI

OPINI