Kapus Teknis: Semua Kita Adalah Pemimpin

4 Feb 2020
Kapus Teknis: Semua Kita Adalah Pemimpin
Foto: Zubaidi (Pusdiklat Teknis)

Bandung (3 Februari 2020). Masing-masing kita adalah pemimpin. Bukan berarti pimpinan yang punya anak buah saja, tapi pemimpin untuk diri sendiri.

Hal ini diungkapkan Kapusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan (Kapusdiklat Teknis) Mahsusi saat memberikan arahan pada kegiatan Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Tenaga Kediklatan di Bandung. “Pimpinan dan pemimpin itu berbeda. Pimpinan artinya punya anak buah, tapi menjadi pemimpin tidak. Karena semua kita adalah pemimpin untuk diri kita masing-masing,” kata Kapusdiklat Mahsusi, Senin (03/02).

Kapus pun menjelaskan saat ini telah memasuki era kepemimpinan efektif atau transformasional. “Prinsipnya, kepemimpinan tipe ini dapat mendongkrak kinerja, membangkitkan semangat, menumbuhkan motivasi dan disiplin bawahan tanpa paksaan dengan tujuan yang sesuai dengan visi misi lembaga,” papar Kapus.

Pada kesempatan ini, Kapus menguraikan makna kegiatan Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Tenaga Kediklatan dengan lebih mendalam. Menurut Kapus, peningkatan bisa diartikan pula pengembangan atau penguatan. Sedangkan akuntabilitas dimaknai pertanggungjawaban.

“Akuntabel terbagi menjadi akuntabel administratif dan akuntabel moral. Akuntabel administrasi hanya sebatas pemenuhan kewajiban atas kelengkapan berkas. Biasanya ini bersifat terpaksa. Berbeda dengan akuntabel moral yang berlandaskan iman kepada Tuhan. Akuntabel ini dilakukan penuh kesadaran. Ini yang harus kita terapkan,” lanjut Kapus.

Kapus Mahsusi pun mengimbau agar keluarga besar Pusdiklat dapat bertanggung jawab terhadap diri masing-masing.  “Jangan sampai saat diangkat menjadi pejabat menjadi ahsani takwim, sedangkan saat turun menjadi su’ut takwin,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kapus memaknai kinerja dengan unjuk kerja, performa, atau prestasi kerja. Sedangkan tenaga kediklatan berarti hal-hal yang terkait dengan diklat.

Kapus Mahsusi juga mengucapkan apresiasi bagi seluruh keluarga besar Pusdiklat Teknis yang selama ini telah berkonstribusi meningkatkan kinerja Pusdiklat Teknis. Berbagai prestasi dan inovasi Pusdiklat Teknis telah diakui oleh satker lainnya.

Mulai dari Unit Eselon II Terbaik Bidang Pelaporan Program dan Anggaran di lingkungan Badan Litbang dan Diklat. “Alhamdulillah, penghargaan ini adalah kategori baru. Hal ini membuktikan akuntabilitas pelaporan kita dapat dipertanggungjawabkan,” kata Kapus.

“Pusdiklat Teknis pun menjadi inisiator mengubah PMA 175/2017 serta sebagai inisiator pembangunan kampus Pusdiklat di Ciawi. Selain itu, menginisiasi untuk mengubah nama Pusdiklat menjadi Lembaga Pelatihan Kemenag,” tutur Kapus.

Menutup arahannya, Kapus mengharapkan agar prestasi yang sudah dicapai perlu dipertahankan dan yang buruk harus diperbaiki. “Meski statemen publik mempertahankan lebih sulit daripada menggapai, namun saya yakin jika diatasi bersama, maka akan menjadi lebih mudah,” tutup Kapus.

Turut hadir mendampingi Kapus, Kabag TU Puji Kusbandari, Pejabat Eselon III, para Widyaiswara, pegawai, dan perwakilan Sekretariat Badan Litbang dan Diklat. Sementara narasumber yang hadir berasal dari Itjen, Biro Kepegawaian, dan Motivator. []

diad/diad

Editor:
Apakah informasi di atas cukup membantu?

TERKINI

OPINI