Top
    sisinfobalitbangdiklat@kemenag.go.id
(021) 3920663, 3920668
Rektor UIN RIL Mengajak Rawat Komitmen Berbangsa dalam Bingkai Moderasi Beragama
Rektor UIN Raden Intan Lampung Wan Jamaluddin menyampaikan arahan dan membuka Pelatihan Penggerak Penguatan Moderasi Beragama Angkatan IV di ruang seminar UIN, Selasa (10/5/2022).

Rektor UIN RIL Mengajak Rawat Komitmen Berbangsa dalam Bingkai Moderasi Beragama

Rabu, 11 Mei 2022
Kategori : Berita
151 kali dibaca

Lampung (Balitbang Diklat)---Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan menyelenggarakan Pelatihan Penggerak Penguatan Moderasi Beragama Angkatan IV bagi Guru Pendidikan Agama di Provinsi Lampung pada 10 s.d. 15 Mei 2022.

Pelatihan diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari guru pendidikan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu pada sekolah umum (SDSMP/SMP/SMK) se-Lampung.

Rektor UIN Raden Intan Lampung Wan Jamaluddin mengimbau agar peserta merawat komitmen berbangsa Indonesia. “Saya mengajak para peserta untuk merawat komitmen berbangsa Indonesia dalam bingkai moderasi beragama,” ujarnya mengawali arahan dan membuka pelatihan di ruang seminar UIN, Selasa (10/5/2022).

Lebih lanjut Rektor Wan Jamaluddin berpesan kepada para peserta untuk memiliki sikap dan perilaku moderat. “Sikap dan perilaku moderat saat ini sangat penting karena begitu banyak tantangan dan godaan yang mencoba memporakporandakan stabilitas dan harmoni kehidupan beragama di tanah air ini,” ungkapnya.

Ia pun berharap agar para guru pendidikan agama untuk memahami kembali perbedaan yang ada di masyarakat. “Perbedaan sebuah keniscayaan yang merupakan bagian sunatullah sehingga kita harus menyadari apa, siapa, dan di mana kita sebagai anggota masyarakat yang berbeda,” kata pria kelahiran Lampung ini.

“Kepada guru-guru agama agar membuka wawasan, pemikiran, pemahaman, serta sikap perilaku beragama di kalangan peserta didik kita di sekolah masing-masing yang inklusif, toleran, dan spirit harmoni,” ungkap Rektor Jamaluddin.

Pada kesempatan yang sama, Nasrulloh menyampaikan sambutan mewakili Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan bahwa kegiatan ini merupakan program prioritas dari Kementerian Agama. “Pusdiklat menjalankan salah program prioritas Kemenag yakni moderasi beragama  berupa pelatihan penggerak penguatan moderasi bagi guru pendidikan agama,” ungkapnya.

“Pelatihan ini bertujuan membentuk kader moderasi beragama yang mampu mendiseminasikan moderasi beragama kepada pegawai di lingkungan tempat kerjanya dan warga di tempat tinggalnya sesuai dengan KMA 93 tentang Pedoman Penyelenggaraan Penguatan Moderasi Beragama Bagi Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama,” ujar Nasrulloh. []

NR/diad


Sumber :

Penulis : Nasrulloh

Editor : Dewindah

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP