Sasar Anak Muda, Konsep Moderasi Beragama Harus Dinarasikan Sederhana

26 Mei 2023
Sasar Anak Muda, Konsep Moderasi Beragama Harus Dinarasikan Sederhana
Tenaga Ahli Menteri Agama RI Hasanuddin Ali pada Review Penyusunan Buku Saku Moderasi Beragama bagi Generasi Z di Jakarta, Kamis (25/5/2023).

Jakarta (Balitbang Diklat)---Moderasi Beragama perlu dinarasikan dengan sederhana, sehingga mudah dipahami oleh Generasi Z. Medium diseminasi paling tepat adalah menggunakan media sosial.

“Tingkat konektivitas dan aksesabilitas Gen Z terhadap dunia maya sebesar 98%, maka Buku Saku Moderasi Beragama ini paling tepat disebarkan di media sosial,” ujar Tenaga Ahli Menteri Agama RI Hasanuddin Ali pada Review Penyusunan Buku Saku Moderasi Beragama bagi Generasi Z di Jakarta, Kamis (25/5/2023).

Kedua, entertainment is the key. “Sampaikan materi Moderasi Beragama kepada Gen Z dengan cara yang menghibur. Konten receh lebih disukai daripada yang serius,” kata Cak Hasan, panggilan akrabnya.

Lebih lanjut, Cak Hasan mengatakan poin berikutnya yang harus diperhatikan adalah kolaborasi dengan key influencer. Influencers ini bukan berarti artis top, tapi bisa juga pegiat media sosial yang punya banyak followers dengan engagement yang baik.

Terakhir, share your value. ”Kita berbicara mengenai nilai-nilai Moderasi Beragama yang mungkin serius. Tidak apa kontennya berat, tapi mungkin packaging-nya dibuat receh sehingga mudah diterima Gen Z,” imbaunya.

Menurut Cak Hasan, buku saku Moderasi Beragama bagi Generasi Z ini sudah sangat bagus. ”Butuh follow up agar buku ini dikembangkan berbasis visual. Selain itu, bahasa yang digunakan dibuat sesederhana mungkin,” pungkasnya.

Diad/bas

Penulis: Dewi Indah Ayu
Editor: Abas
Apakah informasi di atas cukup membantu?

TERKINI

OPINI