Sosialisasi Tanda Layak Buku di Bengkulu

19 Jul 2024
Sosialisasi Tanda Layak Buku di Bengkulu
Kunjungan tim sosialisasi Puslitbang LKKMO ke Kantor Kemenag Kota Bengkulu, Kamis (18/7/2024).

Bengkulu (Balitbang Diklat)---Sosialisasi Tanda Layak Buku Pendidikan Agama kembali dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu. Acara ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas buku pendidikan agama melalui pemahaman dan penerapan tanda layak buku yang telah diamanatkan undang-undang.

 

Tim sosialisasi dari Puslitbang Lektur Khazanah, keagamaan, dan Manajemen Organisasi (LKKMO) Bahrun dan Oleh Ruhyana disambut Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kemenag Kota Bengkulu Fahru Rozi, Kepala Seksi Pondok Pesantren Muhammad Ali, Kepala Seksi Pendidikan Islam Al Mudatsir, dan Kepala Seksi Madrasah Linda Suryani.

 

Fahru Rozi menyambut hangat tim sosialisasi. Menurutnya, Penilaian Buku Pendidikan Agama (PBPA) di Kementerian Agama sebagai amanat undang-undang, produk-produk buku yang sudah dinilai dan disahkan oleh pemerintah akan memiliki tanda layak dalam bentuk barcode layak.

 

Beberapa peserta mengungkapkan permasalahan perbukuan di Kota Bengkulu, seperti minimnya pengetahuan terkait perbukuan di lembaga masing-masing dan ketergantungan pada buku-buku yang didatangkan dari Pulau Jawa. 

 

Idanelni guru SMAN Bengkulu mengatakan bahwa kebanyakan guru di Bengkulu masih menggunakan buku dari penerbit nasional. “Belum ada gerakan kuat untuk menyusun buku sendiri,” ujarnya di Bengkulu, Kamis (18/7/2024). 

 

Menanggapi hal ini, Oleh Ruhyana memberikan trik berdasarkan pengalamannya dalam menyusun buku. “Mulai dari yang sederhana dalam proses pembelajaran hingga membangun kepercayaan diri praktisi pendidikan untuk menulis buku yang berkualitas dan legal,” terangnya.

 

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang tanda layak buku, diharapkan para guru dapat lebih aktif dalam menyusun buku sendiri dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan di Bengkulu. (Bahrul/Barjah/bas)

   

 

Penulis: Bahrul Alam
Sumber: Puslitbang Lektur
Editor: Barjah dan Abas
Apakah informasi di atas cukup membantu?

TERKINI

OPINI