Studi Lapangan PKA XV Dukung Penyusunan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi

28 Mar 2024
Studi Lapangan PKA XV Dukung Penyusunan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi
Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Syafi’i pada acara Studi Lapangan Kinerja Organisasi Pelatihan Kepemimpinan Adminstrator Angkatan XV di Hotel Platinum Surabaya, Rabu (27/3/2024).

Surabaya (Balitbang Diklat)---Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XV telah memasuki agenda ke-4 yaitu Agenda Aktualisasi Kepemimpinan Kinerja dari rangkaian kurikulum pelatihan yang telah ditetapkan. Studi lapangan kinerja organisasi merupakan mata pelatihan inti sebelum penyusunan aksi perubahan kinerja organisasi.

 

Studi lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XV mendapat penugasan ke wilayah Surabaya, Jawa Timur dengan menetapkan empat lokasi dengan fokus moderasi beragama, kepemimpinan manajerial, inovasi, dan pemberdayaan SDM–jejaring kerja. Lokasi terpilih yaitu Pemerintahan Kota Surabaya, PT. PAL, Universitas Airlangga, dan Pondok Pesantren Bumi Shalawat.

 

Dalam arahannya, Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Syafi’i mengatakan studi lapangan ini menjadi momen untuk menggali dan mendalami semua praktik baik dari lokus yang dikunjungi untuk menyiapkan inovasi yang akan dituangkan dalam rancangan aksi perubahan.

 

Studi lapangan, lanjut Syafi’i, bertujuan untuk membekali peserta agar mampu mendapatkan lesson learnt, mengadopsi, dan mengadaptasi keunggulan strategi dan manajemen kinerja organisasi pelayanan publik. Hasil dari studi lapangan ini akan mendukung aksi perubahan para peserta yang dalam istilah pelatihan ini disebut sebagai leader.

 

”Inovasi dari seorang leader sangat diharapkan sekaligus sebagai pelopor perubahan dalam hal kepemimpinan kinerja dan itu menjadi syarat kompetensi yang harus dipenuhi para peserta,” ujar Kapus Syafi’i di Hotel Platinum Surabaya, Rabu (27/3/2024).

 

“Selama empat hari di tempat ini, saya berharap dapat menemukan jejaring kerja yang tersebar melalui lokus masing-masing, sehingga dapat menemukan gagasan terbaik yang akan diimplementasikan di unit kerja masing-masing, sehingga pada akhirnya menorehkan legacy yang berkelanjutan bagi  kelangsungan kinerja organisasi. Dan itu harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh,” tegas Syafi’i.

 

Sebelumnya, dalam laporannya ketua panitia sekaligus ketua tim kerja penyelenggaraan pelatihan kepemimpinan dan struktural, Sri Mulyati, menyampaikan tujuan, maksud, dan rangkaian kegiatan selama studi lapangan di Surabaya, Jawa Timur.

 

Hadir pada pembukaan stula ini Kepala Bagian Tata Usaha, Nilam Nur Azizah, dan Kepala Balai Diklat Keagamaan Surabaya, Japar. Kegiatan  diikuti 40 orang peserta, para coach, dan pendamping yang dilaksanakan dari 27-30 Maret 2024. (yn/bas/sri)

 

Penulis: Yaniwati
Sumber: Pusdiklat Adm
Editor: Abas dan Sri Hendriani
Apakah informasi di atas cukup membantu?

TERKINI

OPINI