Top
    sisinfobalitbangdiklat@kemenag.go.id
(021) 3920663, 3920668
Tingkatkan Kualitas Perangkat Madrasah Diniyah, Wujudkan Madrasah Hebat

Tingkatkan Kualitas Perangkat Madrasah Diniyah, Wujudkan Madrasah Hebat

Selasa, 8 Juni 2021
Kategori : Berita
302 kali dibaca

Surabaya (7 Juni 2021). Pusdiklat Tenaga Teknis dan Pendidikan Kementerian Agama menggelar Pelatihan Inovasi Madrasah Diniyah II. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan terkait pembaharuan dan percepatan inovasi madrasah diniyah di wilayah kerja.

Pembukaan acara berlangsung di Grand Darmo Surabaya dengan dihadiri Plt. Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jawa Timur Nurul Huda dan diikuti oleh 30  peserta dari enam Madrasah Diniyah Formal (MDF) yang masih dalam taraf pengembangan. Peserta terdiri dari unsur pengawas, guru, dan pengurus madrasah di Jawa Timur. Kegiatan diagendakan selama seminggu pada 7 s.d. 12 Juni 2021.

Plt. Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jawa Timur Nurul Huda sangat mengapresiasi pelatihan inovasi madrasah diniyah ini. Ia berharap pelatihan menjadi suatu terobosan awal yang baik. “Madrasah Diniyah harus profesional dan inovatif untuk kemajuan yang lebih baik. Jangan terlihat mati suri karena adanya pandemi Covid-19,” ujarnya mengawali sambutan, Senin (7/6/2021).

Menurut Nurul Huda, Pusdiklat Tenaga Teknis Kemenag telah berupaya maksimal untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya saat ini pada pelatihan inovasi madrasah diniyah di Indonesia. Selain itu, Kanwil Kemenag pun turut berperan aktif dalam membina madrasah diniyah.

“Sinergitas pembinaan madrasah diniyah pun ditunjukkan melalui upaya pemprov setempat untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), salah satunya memberikan beasiswa pendidikan bagi guru madrasah diniyah di Jawa Timur,” ungkap Nurul Huda.

Hal ini, lanjut Nurul Huda, sebagai jalan memberi kesempatan untuk meningkatkan kompetensi akademik bagi para pendidik di madrasah diniyah. “Peningkatan kompentensi pendidik akan sangat berpengaruh pada output pembentukan karakter santri,” lanjutnya.

Selain poin di atas, Nurul Huda mengatakan faktor lain yang harus diperhatikan seperti kesejahteraan yang merata untuk tenaga pendidik, keunggulan program pembelajaran prioritas, sarana dan prasarana yang menunjang, serta perlu diikuti oleh akhlaqul karimah.

Pada kesempatan yang sama, penanggung jawab kegiatan Padia Oktaviadi mengatakan pelatihan bagi perangkat madrasah diniyah perlu dilakukan sebelum melaksanakan inovasi. Pelatihan ini diharapkan dapat menunjang dan meningkatkan kualitas pembelajaran ataupun program lainnya.

“Pada era perkembangan teknologi industri 4.0 ini merupakan suatu keniscayaan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan dapat bekerja dengan maksimal. Maka pelatihan ini perlu dilaksanakan dengan optimal,” tandasnya.[]

Padia/diad

 


Sumber :

Penulis : Padia Oktaviadi

Editor : Dewindah

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP