Indeks Internalisasi Reformasi Birokrasi ASN Kemenag Bernilai Baik

10 Des 2021
Indeks Internalisasi Reformasi Birokrasi ASN Kemenag Bernilai Baik
Paparan hasil survei Indeks Reformasi Birokrasi ASN Kemenag

Jakarta (Balitbang Diklat). Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi Balitbang Diklat Kemenag RI (LKKMO) melaksanakan Seminar Hasil Survei Internalisasi Nilai-nilai Organisasi, Budaya Kerja, dan Pemahaman Reformasi Birokrasi ASN Kementerian Agama. Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Whiz Poins Simatupang, Jakarta dengan dihadiri perwakilan dari Unit Eselon I Pusat.

Survei ini dilatarbelakangi oleh salah satu rekomendasi hasil evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kementerian Agama Tahun 2020 yang dilakukan oleh Kemenpan RB. Adapun rekomendasi yang dimaksud ialah melakukan survei kepada seluruh pegawai secara berkala terkait internalisasi nilai-nilai organisasi, budaya kerja, dan pemahaman Reformasi Birokrasi.

Ketua Tim Survei Rusno Haji menyampaikan bahwa Indeks Internalisasi Reformasi Birokrasi ASN Kementerian Agama berada pada skor 71,86 atau dalam kategori baik. Namun Nilai Dasar Kementerian Agama sebagai dasar perilaku dan kode etik ASN belum tersosialisasikan dengan baik, karena belum ada grand desain atau program yang dirancang khusus dengan pendelegasian otoritas pelaksanaan yang jelas, serta dukungan anggaran dan sarana lainnya.

“Berdasarkan hasil survei, reformasi birokrasi ASN Kemenag berada pada kategoti baik. Hasil ini diperoleh melalui teknik proporsional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.236 responden yang merupakan seluruh ASN Kementerian Agama,” ujarnya.

Populasi survei ini, lanjut Rusno, terdiri dari 390 responden Kementerian Agama Pusat (Unit Eselon I) dan 1.236 responden Kementerian Agama Daerah (Kanwil Provinsi dan Kankemenag Kabupaten/Kota).

Terdapat tiga poin penting yang menjadi tujuan dari survei ini, yaitu menghasilkan Indeks Internalisasi Nilai Organisasi, Budaya Kerja dan Pemahaman Reformasi Birokrasi ASN Kementerian Agama; memetakan hambatan dalam proses internalisasi Nilai Organisasi, Budaya Kerja, dan Pemahaman Reformasi Birokrasi ASN Kementerian Agama.

“Ketiga, bertujuan memberikan saran perbaikan untuk meningkatkan keberhasilan Internalisasi Nilai Organisasi, Budaya Kerja, dan Pemahaman Reformasi Birokrasi ASN Kementerian Agama,” kata peneliti Puslitbang LKKMO ini.

Survei ini juga dilengkapi dengan penelitian kualitatif berupa wawancara, FGD dan observasi pada 20 Satuan Kerja, yang terdiri dari 4 (empat) Kanwil Kemenag Provinsi, 14 (empat belas) Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, dan 2 (dua) Unit Eselon I Pusat.

Turut hadir Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Kebijakan Publik, Manajemen Reformasi Birokrasi Kementerian Agama, Abdul Rochman atau Gus Anung dan Kepala Biro Ortala Kementerian Agama, Akhmad Lutfi, yang memberikan tanggapannya terkait paparan hasil survei tersebut.

Kepala Puslitbang LKKMO Arskal Salim GP memberikan apresiasi terhadap hasil survei tersebut. Selain itu, masukan yang diberikan oleh kedua narasumber akan menjadi catatan penting bagi penelitian. "Mudah-mudahan semua masukan berharga yang sudah kita peroleh bisa semakin memperkuat dan memperkaya policy brief yang akan disiapkan nanti,” ujarnya.[]

Cepi/ diad

 

Penulis: Cepi H
Editor: Dewindah
Apakah informasi di atas cukup membantu?

TERKINI

OPINI