Menghadiri Pengembangan Kapasitas Kinerja Tenaga Pelatihan, Kaban: “Katakan, Saya Orang Indonesia”

27 Jan 2021
Menghadiri Pengembangan Kapasitas Kinerja Tenaga Pelatihan, Kaban: “Katakan, Saya Orang Indonesia”
Kepala Badan Litbang dan Diklat, Achmad Gunaryo menyampaikan materi ‘Berbangsa dan Bersyukur’ pada kegiatan Pengembangan Kapasitas Kinerja Tenaga Pelatihan Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagaman, Rabu (27/01)

Wonosobo (27 Januari 2021). Sebagai bangsa yang besar, pembangunan sumber daya manusia adalah sebuah keniscayaan dilakukan. It’s the time to build human capital.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kaban) Achmad Gunaryo saat menyampaikan materi ‘Berbangsa dan Bersyukur’ pada giat Pengembangan Kapasitas Kinerja Tenaga Pelatihan Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan di Wonosobo, Rabu (27/01).

“Tetaplah berbangsa dan bersyukur. Katakan, saya orang Indonesia!,” ujar Kaban dihadapan seluruh peserta. Yel evokasi ini diikuti dan diucap ulang oleh semua yang hadir.

Indonesia, lanjut Kaban, adalah bangsa yang besar. Dua belas hari besar, sembilan harinya dari agama. Jawa adalah mayoritas, tapi Bahasa Jawa bukan bahasa nasional. Bahasa Melayu adalah bahasa minoritas. Islam adalah agama yang dipeluk mayoritas, tapi Indonesia bukan negara Islam,” ujar guru besar UIN Walisongo Semarang ini.

Pada kesempatan itu, Kaban menyampaikan apresiasi terhadap raihan Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan atas capaian dalam serapan keuangan tertinggi se-Badan Litbang Diklat Tahun 2020. Selain itu Kaban berpesan untuk meningkatkan kinerja pada tahun 2021. “Serapan dan kinerja adalah dua hal yang berbeda. Presiden lebih melihat kinerja,” ujar pria kelahiran Demak tersebut.

Kaban Gunaryo berpesan agar tahun 2021 pegawai berhijrah dari tidak berprestasi menjadi berprestasi. Ia juga mengajak pegawai untuk selalu bersyukur atas dua hal, yaitu syukur atas empat pilar, dan syukur serta belajar dari dua kasus dewasa ini.

“Syukur atas empat pilar adalah Pancasila, UUD 1945, Kebhinekaan, dan NKRI. Sedangkan, dua kasus dewasa ini adalah upaya European Union dan Dunia Arab berhimpun dalam satu wadah untuk bersatu,” ujar Kaban.

Sejalan dengan hal itu, Kabag Tata Usaha Puji Kusbandari melaporkan kegiatan Pengembangan Kapasitas Kinerja Tenaga Pelatihan bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2020, khususnya kinerja tenaga pelatihan serta menyusun strategi pelaksanaan kegiatan di tahun 2021.

Kegiatan berlangsung di Hotel Kresna Wonosobo 26-29 Januari 2021, diikuti oleh seluruh pegawai Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan dan unsur eksternal sebanyak sembilan puluh orang.[]

NR/diad

Penulis: Nasrulloh
Editor: Dewindah
Apakah informasi di atas cukup membantu?

TERKINI

OPINI